Senin, 13 September 2021

Kronologi 54 Siswa Padang Panjang Positif Covid-19 saat Sekolah Tatap Muka, Bermula dari 1 Orang Demam

PADANG PANJANG - Sebanyak 54 siswa SMAN 1 Padang Panjang dinyatakan positif Covid-19 saat pembelajaran tatap muka. Sekolah tersebut pun menghentikan belajar tatap muka dan belajar dialihkan ke daring.

“Penghentian belajar tatap muka tersebut berdasarkan rapat koordinasi dengan Satgas Covid-19 Padang Panjang. Siswa yang positif Covid-19 itu saat ini menjalani karantina di asrama sekolah, siswa yang sudah negatif pihak keluarga sudah menjemputnya,” ujar Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumbar Wilayah I Mardison, Senin (13/9/2021).
Begini kronologinya:

1. Sekolah Tatap Muka Dimulai sejak 12 Agustus 2021

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumbar Wilayah I Mardison mengatakan, belajar tatap muka itu sudah diadakan sejak telah dilakukan sejak 12 Agustus lalu, termasuk sekolah lain.

2. Seorang Siswa Demam dan Dinyatakan Positif Covid-19

Satu orang siswa mengalami demam. Kemudian, tim Satgas melakukan swab kepada siswa tersebut dan dinyatakan positif Covid-19.

3. Dilakukan Tracing dan 54 Siswa Positif

Usai mendapati satu orang siswa positif Covid-19. Petugas melakukan tracing terhadap 369 orang di mana ada 131 siswa putra dan 231 putrinya serta 7 orang petugas asramanya.

Pada akhirnya hasilnya swab itu keluar pada Sabtu 11 September 2021 dengan dinyatakan positif sebanyak 54 siswa. “Kemudian, siswa itu di karantina di asrama mereka positif itu Orang Tanpa Gejala (OTG)," kata Madison.

4. Diisolasi di Asrama

Bagi siswa yang positif boleh dibawa orangtua ke rumah asal orangtua harus sanggup melakukan isolasi mandiri. Namun, bila tidak sanggup cukup dikarantina di asrama sekolah.

Dengan adanya penambahan pasien berasal dari satu klaster yang terdiri dari siswa SMAN 1 Padang Panjang langkah-langkah pencegahan terjadinya penyebaran yang terkonfirmasi positif Covid-19 telah dilakukan.

"Kami sudah menegaskan kepada pihak sekolah agar melaksanakan isolasi dan protokol kesehatan (prokes) yang ketat," ujarnya.

5. Sekolah Tatap Muka Dihentikan

Sekolah tersebut menghentikan belajar tatap muka dan belajar dialihkan ke daring. Bagi siswa yang sudah negatif, boleh mengikut proses belajar mengajar.

“Bagi siswa yang sudah negatif mereka boleh mengikuti belajar daring,” kata Mardison.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar